
Syabab.Com - Tanpa Khilafah, Palestina kini menjerit lagi, penghinaan Yahudi terus berlanjut dengan leluasa. Bahkan mereka tak segan-segannya membakar Masjid termasuk kitab suci Al-quran ikut ludes. Sekelompok pemukim radikal Israel telah menyerang sebuah masjid di dekat kota Betlehem, Tepi Barat, mengobrak-barik tempat suci tersebut serta membakar salinan Al-Quran.
Penduduk kota Beit Fajjar di sebelah selatan Tepi Barat mengatakan pemukim Israel membakar masjid tersebut pada Ahad malam, 03/10/2010.
Sekelompok ekstrimis menyerang sebuah masjid di kota Beit Fajjar, membakar sejumlah kitab suci Al-Quran dan membakar karpet dari bangunan tempat ibadah kaum Muslim tersebut, sebelum warga tiba ke tempat kejadian, bentrok dengan para penyerang. Pasukan Israel tiba di tempat kejadian dan melawan.
Lebih lanjut, mereka mengatakan para penyerang menulis di tembok dalam masjid dalam bahasa Ibrani, namun mereka mengatakan tidak dapat memahami apa yang tertulis.
Muhammad Taqatqa, yang tinggal di sebelah masjid, mengatakan ia melihat sebuah mobil putih dengan tanda plat Israel meninggalkan kota setelah masjid dibakar, menuju ke arah persimpangan Etzion.
Taqatqa mengatakan 15 kitab suci Al-Quran dibakar dalam kejadian tersebut, serta batu di sekitar pilar masjid runtu. Slogan anti Palestina, tertulis di dinding masjid, katanya.
Warga bergegas memadamkan api hingga petugas pemadam kebakaran Palestina dan polisi tiba di tempat kejadian. Penduduk setempat bentrok dengan penyerang setelah kejadian pembakaran tersebut mendorong pasukan Israel menyebar di kota untuk melawan.
Memang tak ada perdamaian bagi Israel, sang penjajah Palestina. Pembakaran ini mengingatkan kita pada pembakaran masjid pada tahun 1969.
Demikianlah, entah sampai kapan kaum diam membisu, tanpa sedikitpun adanya mobilisasi pasukan yang akan menyelamatkan kaum Muslim Palestina, termasuk masjid sebagai tempat ibadah kaum Muslim.
Masihkah, diantara kaum Muslim, termasuk para penguasa dan tentara-tentara kaum Muslim diam membisu melihat penghinaan terhadap Islam yang terus dilakukan oleh Yahudi?
Kaum Muslim benar-benar hanya membutuhkan, satu kesatuan politik ummah di bawah naungan Khilafah. Institusi inilah yang secara nyata akan mebebaskan Palestina dan negeri-negeri Muslim lainnya dari tangan para penjajah. Insya kedatangannya tinggal masalah waktu. [m/mna/prstv/syabab.com]
0 komentar:
Poskan Komentar