Sabtu, 25 Juli 2009

Seruan KHILAFAH di Gaza, Ribuan orang hadiri Festival Hizbut Tahrir


Syabab.Com - Hizbut Tahrir terus menggelorakan seruan penegakkan Khilafah di berbagai daerah di Palestina, termasuk di Jalur Gaza. Ribuan anggota dan pendukung Hizbut Tahrir berkumpul untuk mengikuti festival publik bertema, "Khilafah, Mengalahkan Musuh Kalian dan Sumber Kemuliaan Kalian" di jalan Salahuddin, Jalur Gaza, Senin, 20/07/09. Sementara Otoritas Palestina berusaha menggagalkan acara serupa di Halhul, Palestina.

Tampak, baik Muslim maupun Muslimah secara terpisah menempati kursi-kursi yang telah disediakan panitia. Anak-anak Gaza juga ikut ambil bagian, diatara mereka mengibarkan panji-panji hitam bertuliskan kalimah tauhid, panjinya Rasulullah Saw.

Tampil sebagai pembicara diantaranya Dr. Nabil al-Halabi yang berbicara tentang sampai di manakah hizb bersama umat dalam mencapai jalan menuju Khilafah? Aktivitas Hizb telah berhasli merangkul umat, seperti menghidupkan kembali ide Khilafah setelah tenggelam, memukul hubungan antara penguasa dan umat, serta menjaga umat dari konspirasi Barat dan agen-agennya.

Pembicara lain, Dr. Hisyam Al-Aswad menjelaskan tentang Islam, Khilafah dan Palestina. Beliau menyerukan kepada kaum Muslim dan tentara Muslim untuk membebaskan Palestina dan Masjid Al-Aqsa, sebagaimana telah dilakukan oleh Shalahuddin Al-Ayubi.

Acara ini ikut serta diliput oleh media-media Timur Tengah. Perwakilan Kantor Media Hizbut Tahrir di Palestina, Ustadz Hasan Madhun mengucapkan terimakasih kepada media yang hadir dan ikut meliput kegiatan tersebut.

Ibrahim Sharif, Anggota Kantor Media Hizbut Tahrir di Palestina berkata, "Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Hizbut Tahrir yang diadakan di berbagai belahan dunia untuk mengingat keruntuhan Khilafah Islamiyyah, mengingatkan kepada semua kaum Muslim kewajiban menegakkan agamanya dan menyatukan umat dengan menegakkan Khilafah seperti yang telah dikabarkan oleh Rasulullah Saw."

Upaya Penggagalan Terus Terjadi

Sementara itu, rangkaian acara yang digelar oleh Hizbut Tahrir untuk memperingati keruntuhan Khilafah di daerah Halhul, Palestina, yang sedianya akan digelar pada hari Rabu, 22/07/09, dicegah oleh Otoritas Sekular Palestina. Pihak keamanan menjaga ketat dan menutup tempat digelarnya pembicaraan seputar seruan penegakkan kembali Khilafah.

Diantara para pemuda Hizb berkumpul dan memprotes keras tindakan sabotase yang telah mencoba menghentikan seruan Hizb tersebut. Salah seorang dari para pemuda itu mengatakan, bahwa tindakan tersebut tidak lain hanyalah melayani keinginan musuh, dengan mengancam pemilik aula yang telah disewa, yang telah diperintahkan oleh Dayton.

Pemuda itu mengingatkan kepada masyarakat terhadap janji Allah, bahwa Dia akan memberikan kekuasaan kepada kaum Mukmin dan orang-orang yang beramal sholeh kekuasaan di muka bumi. Demikian pula, disampaikan kabar gembira dari Rasulullah Saw., "...kemudian akan muncul Khilafah yang sesuai dengan metode kenabian, lalu diam...".

Sebelumnya, seruan Khilafah digelorakan oleh para pemuda Hizbut Tahrir bersama jamaah di depan Masjid Al-Aqsa, Al-Quds, Palestina. Ribuan orang menyeru kaum Muslim untuk membebaskan Masjid Al-Aqsa yang dimuliakan tersebut [baca: Puluhan Ribu Orang Serukan Khilafah di Depan Masjid Al-Aqsa, Al-Quds - Palestina].

Demikianlah, gencarnya seruan penegakkan dien dan penyatuan kaum Muslim di bawah naungan Khilafah tiada berhenti di tanah Palestina. Seruan Khilafah tidak hanya gencar di bumi Anbiya saja, tetapi di berbagai negeri di belahan bumi ini. Secara serentak, Hizbut Tahrir mengadakan pertemuan-pertemuan yang menyerukan penegakkan kembali Khilafah. Ini semakin menandakan kepada kaum Muslim, bahwa bisyarah Nabawiyah, akan kedatangan kembali Khilafah semakin dekat. Keinginan umat untuk kembali hidup di bawah naungan Khilafah yang dengannya Islam ditegakkan dan kaum Muslim bersatu, tidak bisa dihentikan oleh siapa pun. Hingga suatu saat Khilafah Rasyidah itu berdiri kembali. Insya Allah, tidak akan lama lagi. [z/mh/f/mna/palht/syabab.com]

0 komentar:

Poskan Komentar