Syabab.Com - Subhanallah, dukungan terhadap Khilafah di Amerika benar-benar sangat mengejutkan. Ratusan orang memadati tempat duduk yang tersedia di Hotel Hilton, Chicago, IL untuk mengikuti Konferensi Khilafah yang digelar pertama kalinya secara terbuka oleh Hizbut Tahrir Amerika, Ahad, 19/07/09. ABC TV Amerika menyebutkan sekitar 700 orang ikut serta dalam konferensi tersebut. Jika ini benar, tentu saja jumlah itu sangat cukup di tengah-tengah ancaman dan intimidasi serta rasa takut yang diberikan oleh beberapa kalangan termasuk media atas penyelenggaraan Konferensi tersebut.
Konferensi yang mengangkat tema, "Keruntuhan Kapitalisme dan Kebangkitan Islam" ini untuk memperkenalkan Islam sebagai solusi alternatif untuk menggantikan kapitalisme yang kini telah gagal.
Khilafah menjadi perbincangan hangat, baik sebelum penyelenggaraan konferensi maupun setelah digelarnya konferensi. Beberapa media meliput penyelenggaraan konfernsi Khilafah ini, tidak hanya sebelumnya tetapi terus berlanjut hingga konferensi benar-benar telah digelar. Usai konferensi, beberapa media menyorot dan ikut melaporkan kegiatan yang sangat mengejutkan tersebut.
Sebagian kalangan yang benci Islam merasa gerah dengan adanya penyelenggaraan konferensi ini. Belasan orang melakukan protes di depan Hotel Hilton. Mereka mempertanyakan alasan kelompok Hizbut Tahrir diizinkan menggelar konferensi. Padahal, sekelompok orang yang berdemo itu menyebutkan dirinya pengusung demokrasi.
Namun, penyelenggara dan para pembicara pada Konferensi yang diselenggarakan oleh HTA ini, banyak berbicara tetang kejahatan kapitalisme dan kebutuhan bagi umat Islam untuk kembali mendirikan Khilafah. Pembicara utama konferensi, Abu Talha mengatakan bahwa kapitalisme bertanggungjawab atas sebagian besar kemiskinan, kelaparan dan perang yang terjadi di dunia. [z/f/mh/syabab.com]
0 komentar:
Poskan Komentar