Rabu, 03 Juni 2009

Jalan Ini Telah Berkati

Dan jalan ini telah berkati doa
Berupa darah, keringat, dan air mata
Sperti halnya rumput dihalaman rumahku
Yang selalu junuh dengan ribuan embun
Dialah yang sanggup hidup bertahan
Ditengah kewrontang kemarau yang panjang


Dialah yang pertama kali tumbuh
Saat hujan turun
Bahkan meski hanya sititik gerimis sekalipun
Itulah kamu….
Itulah aku…
Sererti itulah mestinya kita…

Kemana kalian hendak pergi
Padahal segala hal yang paling manis ada disini…

0 komentar:

Poskan Komentar